aku, diantara yang berjalan di atas punggung bumi, untuk terus BELAJAR

-Addy Aba Salma-

04 September 2009

Sepenggal Sirah Perang Badar


oleh: Addy Aba Salma

Kurang lebih satu setengah abad yang silam, tepatnya tanggal 17 Ramadhan 2 Hijriah perang Badar terjadi, perang yang sangat tidak seimbang sebenarnya. Jumlah pasukan yang Rasulullah SAW kerahkan sekitar 313 prajurit dengan 70 ekor unta dan hanya 3 ekor kuda. Kebanyakan dari prajurit itu terdiri dari penduduk asli Madinah. 70 ekor unta dan 3 ekor kuda itu digunakan secara bergantian untuk kendaraan tunggangan dalam perang tersebut. Itulah kekuatan pasukan yang dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW dalam perang Badar.

Coba bandingkan kekuatan perang pasukan Quraisy pimpinan Abu Sofyan, mereka dibantu pasukan dari Makkah dengan kekuatan 1.000 orang tentara, 600 orang di antaranya berkuda (kavaleri) yang merangkap sebagai kompi perbekalan (logistik), dan 300 orang tentara cadangan yang merangkap sebagai regu musik. Di samping itu mereka juga membawa 700 ekor unta. Regu musiknya sepanjang jalan menggemakan lagu-lagu perang, terutama yang berisikan ejekan terhadap Rasulullah SAW. dan kaum Muslimin.

Perang ini bermula dari kesalahpahaman kafilah dagang kaum Musyrikin Makkah yang sedang kembali dari Syam menuju Makkah. Rasulullah memerintahkan sejumlah sahabatnya untuk mengamati kafilah Quraisy yang sedang lewat di wilayah Madinah itu tanpa bermaksud untuk berperang di bawah pimpinan Rasulullah SAW sendiri.

Selama perang Badar berlangsung pihak Quraisy mengalami kekalahan, kurang lebih 70 orang terbunuh, termasuk orang yang paling musyrik, Abu Jahal dan pemimpin Quraisy lainnya, 70 orang dari mereka tertawan. Rasulullah memerintahkan untuk memakamkan mayat-mayat tentara dalam peperangan itu, setelah itu kembalilah Rasulullah SAW dan para sahabat ke Madinah dengan membawa ghanimah yang sangat banyak dan kemenangan tentunya. Allahu Akbar

Berkenaan dengan perang Badar ini Allah SWT menurunkan ayat, “Sungguh Allah telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu pada waktu itu dalam keadaan lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah supaya kamu mensyukurinya. Cukuplah jika kamu sabar dan siaga, dan mereka datang menyerang kamu seketika itu juga niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda. Ingatlah ketika kamu mengatakan kepada orang-orang Mukmin, apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit). Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi kemenanganmu dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Untuk membinasakan golongan orang-orang kafir, atau untuk menjadikan mereka itu hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa.” (QS. Ali Imran:123-127)

Wallahu a’lam bishshawab

1 komentar:

Abi Sabila mengatakan...

kisah yang selalu menarik, meski dibaca kesekian kali. TFS

Posting Komentar